March 28, 2012

Road to Batu Busuk

Batman Camp..nah itu dia sebutan untuk markas kami di Padang Sumatera Barat. Sebuah kos-kosan di daerah Limau Manih. Memang benar kami adalah mahasiswa dari berbagai tingkatan, jurusan dan daerah asal. Tetapi kami merupakan sebuah keluarga besar yang SAMARA (khahahahaha…lebay). Kami semua berhubungan baik sekali, termasuk dengan keluarga dari pemilik kos.

Pada suatu hari tepatnya akhir bulan Maret 2007, kami semua merencanakan mengadakan perjalanan ke daerah Batu Busuk. Desa Batu Busuk terletak di Pauh Kuranji Padang, Sumatra Barat. Desa ini terdapat di lereng gunung Bukit Barisan daerah Limau Manis. Desa ini berada dekat dengan kampus kami yaitu Universitas Andalas (UNAND).


Untuk mencapai desa ini kami harus melalui jalan yang sangat panjang sekali. Dimulai dari mendaki jalan ke kampus kami. Karena dari sanalah salah satu jalan menuju lokasi. Dalam perjalanan kami tampak gembira (lebay lagi deh). Naik turun bukit, melewati lembah, menyebrang sungai (pakai jembatan tentunya khahahaha) kami lalui. Namun kelelahan yang kami rasakan dapat terbayarkan dengan pemandangan yang kami lihat sepanjang perjalanan. Sebelum memasuki desa, kita disambut oleh sebuah jembatan gantung logam yang membelah sebuah sungai berbatu-batu yang biasa digunakan warga sebagai MCK.

Setelah memasuki desa Batu Busuk kami melihat tempat rekreasi yang indah, terletak dipinggiran sungai yang jernih. Tetapi kami tidak singgah disana. Karena tujuan kami adalah  hulu pertemuan sungai tersebut. Maka kami terus mendaki lagi dengan berjalan kaki.

Akhirnya kami sampai di pertemuan 3 aliran sungai (tempat ini jauh diatas desa Batu Busuk tadi). Disana kami langsung mendirikan tenda untuk bermalam. Memasak air untuk minum menggunakan…(apa ya?? Lupa ah namanya..khahahahaha). Pemandangan yang indah, air yang jernih, dingin dan sejuk membuat hati senang. Besok paginya sebelum pulang kami mandi-mandi di sungai tersebut. Hmmmm kenangan indah bersama mereka (bg. Prink, bg. Ausil, bg. Fauzan, bg. Ibnu, bg. Ary, bg. Rohim, Chery, Mustakim, Feldy, Faisal). Sekarang mereka telah menyebar ke seluruh Indonesia. Semoga kita dapat berkumpul dan bertualang lagi.

1 comment:

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini. Komentar yang belum Uda Nazar balas mohon sabar ya......