April 2, 2012

Sebuah Persiapan untuk Mencapai Keluarga Sakinah III

Postingan ini berasal dari sumber lain, tetapi penulis lupa linknya. Bila ada yang merasa memilikinya penulis mohon maaf. Penulis hanya mencoba sharing saja.


Akhirnya sampai juga pada pengenalan karakter. Sebenarnya saya juga bingung apa hubungannya karakter sama keluarga sakinah. Ternyata kata Bpk. Reza syarief, dengan mengenal karakter sesorang maka itu mempermudah komunikasi. Dan dengan komunikasi yang baik, insya allah keluarga sakinah bisa di bangun soalnya nggak ada misunderstanding.

 Jika anda ingin tahu karakter calon anda, sebenarnya nggak sulit-sulit kok apalagi mahal sampai bawa dia ke psikolog. Pengen tahu cara ngetestnya?? Caranya: Anda bertanya ke seseorang tentang kejadian masa lalu yang ringan-ringan saja dan tidak perlu di jawab, hanya intruksikan dia untuk membayangkan.

Contoh saya bertanya ke teman sekamar saya: "Dian inget nggak teman sebangku waktu SD dulu?? Kira-kira dia bulu rambutnya seberapa??, tetangga rumah??" Nach ketika saya mengajukan pertanyaan itu apabila bola mata dia tampak bergerak ke kanan dan ke kiri maka dia tipe visual, apabila bola mata tetap di tengah maka dia adalah tipe auditory, dan bila bola mata melihat bergerak-gerak ke bawah dan ke tengah maka dia tipe kinesthetic.

Ciri-ciri lainnya adalah :
1. Tipe Visual
- bicara cepat
- suaranya lebih dominan treble
- pernapasan menggunakan dada

2. Tipe Auditory
- Bicaranya lebih teratur
- suaranya lebih dominan bass
- pernapasan dada dan perut

3. Kinesthetic
- Bicanya tenang
- menggunakan pernapasan perut
Nach.. sudah tahu karakternya, trus diapaain???
Ketika anda tahu karakter calon anda, maka anda bisa berkomunikasi dengan karakter dia. misalkan begini saya orangnya tipe visual, nachhh calon suami saya tipe auditory. Ketika ada masalah saya berbicara dengan gaya visual, yang meletup-letup, penuh ekspresi dan cepat Jelas nggak mempan. Saat itu pasti yang terlintas dalam pikiran saya si dia benar-benar nggak bisa ngerti saya. Padahal cara komunikasi saya yang salah. Harusnya saya berbicara lembut, pelan-pelan menjelaskan apa yang terjadi, di ajmin dia langsung "ngeh" sama problem itu.
Jadi jika calon anda tipe auditory, maka berkomunikasilah dengan auditory juga. Tapi ingat anda tidak perlu merubah karakter anda, karena semua karater adalah baik. Ada banyak cara lain untuk mengenal calon anda, tanpa harus berdua-duaan. Misalkan mengenali cara berpakaian, atau mengenali hobby.
Dari hobby pun ketahuan bagaimana karakter dia, misal hobby membaca. Menggambarkan bahwa daya imajinasi dan daya kreatifitas, memancing menggambarkan keuletan dsb.
Akhirnya selesai sudah serial ini, Meskipun untuk sebuah persiapan mencapai keluarga sakinahh...wachhh kata orang jawa "tangeh lamun" alias "jauh panggang dari api". Jadi banyak menambah ilmu, asah kreatitas anda dan tetap semangat untuk menikah :).. dan semoga anda dan saya menikmati segala proses dalam mencapai keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini. Komentar yang belum Uda Nazar balas mohon sabar ya......